Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Menteri PPPA Bintang Darmawati Bukan Sosok Sembarangan

I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga adalah istri dari mantan Menteri Koperasi dan UMKM.


Jakarta, Gesuri.id - Presiden Jokowi resmi menunjuk I Gusti Ayu Bintang Darmawati sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Ternyata sosok I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga bukanlah orang sembarangan dalam Kabinet Indonesai Maju periode 2019-2024.
Melansir Kompas.com, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga adalah istri dari mantan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.
Saat Puspayoga masih menjabat sebagai menteri, I Gusti Ayu Bintang Darmawati duduk sebagai Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi dan UKM.
    Share:

    Juliari Batubara, Pengusaha Pelumas yang Jadi Menteri

    Juliari merupakan Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan.



    Jakarta, Gesuri.id - Juliari Batubara menjadi salah seorang yang dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana, Selasa (22/10). Berkemeja putih lengan pendek dipadu celana hitam, Juliari melambaikan tangannya ke arah media yang menanti di halaman istana.  
    Namanya mungkin belum begitu akrab di telinga publik, tapi di kancah politik ia menduduki sejumlah posisi penting di PDI Perjuangan.
    Pria kelahiran Jakarta 22 Juli 1972 itu saat ini duduk sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 1 meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga.

      Share:

      Sah! Prasetio Edi Pimpin DPRD DKI Jakarta

      Pelantikan berlangsung di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat. 


      Jakarta, Gesuri.id - Prasetio Edi Marsudi dilantik menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Senin (14/10). 
      Pelantikan berlangsung di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat. 
      Dalam sambutannya, Prasetio mengatakan dengan pelantikan ini, maka penyelenggaraan pemerintahan Provinsi DKI Jakarta telah menemui kelengkapan. 
      “Pimpinan DPRD DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi harus bersinergi untuk mewujudkan kemajuan Jakarta,” kata Prasetio dalam sambutannya. 
      Prasetyo juga berharap, sinergi antara Pimpinan DPRD DKI yang baru dengan Pemprov DKI bisa segera menyelesaikan berbagai “pekerjaan rumah” yang belum tuntas di DKI Jakarta. 
        Share:

        Pantau Kebersihan Sungai, Pemkot Solo Pasang CCTV

        Langkah ini dipandang mampu memaksimalkan pengawasan dan pengelolaan kebersihan sungai di tiap wilayah.



        Solo, Gesuri.id - Pemerintah Kota Solo akan meningkatkan pengawasan terhadap sungai di berbagai wilayah dengan memasang kamera close circuit television (CCTV) dan jaring sampah di tiap jembatan. Nantinya, CCTV bakal dipasang di sejumlah koridor sungai dan jembatan untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan ke sungai.
        “Soal ini nanti ditangani satpol PP. Mungkin tidak langsung keras, tapi peringatan dulu. Nanti baru naik ke penegakan lainnya sesuai perda,” kata Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, Minggu (6/10).
        Wali Kota yang akrab disapa Rudy ini mengungkapkan, jaring sampah di tiap jembatan berguna untuk menghalau sampah agar mudah dibersihkan. Dengan cara seperti itu, pembersihan sampah bisa dilakukan lebih tepat sasaran.

        “Kalau sudah seperti itu nanti bisa diketahui per segmennya. Nanti biar DLH (dinas lingkungan hidup) dan kelurahan masing-masing yang bertanggung jawab,” kata Rudy.
        Teknis seperti itu dipandang mampu memaksimalkan pengawasan dan pengelolaan kebersihan sungai di tiap wilayah. Dengan cara itu, warga dapat lebih sadar dan diharapkan mampu lebih peduli akan kebersihan lingkungannya.
          Share:

          Ono Surono: Puan Maharani Kembali Ukir Sejarah Baru

          Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan penetapan Puan Maharani sebagai pemimpin DPR RI masa bakti 2019-2024 merupakan sebuah sejarah yang kembali terukir.
          Setelah sebelumnya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai presiden perempuan pertama dan kini Puan tercatat sebagai perempuan pertama yang menduduki kursi DPR RI.
          "Mba Puan Maharani tercatat sebagai perempuan pertama yang menduduki Ketua DPR RI selama Indonesia berdiri, masih menurutnya," katanya, melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta Rabu (3/10).
          Ono menyatakan, Puan layak menjadi Ketua DPR RI mengingat dia telah menapaki jalan panjang sebagai kader PDI Perjuangan.
          "Perjuangannya panjang sebagai kader, (Ketua DPP Partai), Anggota DPR RI (Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI), Menteri Kabinet Kerja (Menko Perempuan dan Termuda Pertama) sampai menjadi komandan tempur," paparnya.
          Ono yang juga Anggota DPR RI ini pun meyakini bahwa, kapasitas dan dedikasi cucu Bapak pendiri Bangsa Ir. Soekarno itu tidak diragukan lagi untuk mampu memperkuat peran DPR dalam membangun Bangsa dan Negara.
          Bahkan Ono berkeyakinan, pendekatan keibuan Puan akan berdampak positif kepada kinerja dewan.

          "Kami meyakini bahwa tangan seorang perempuan yang lembut akan bisa mengurai segala permasalahan di DPR RI, termasuk untuk merubah stigma rakyat bahwa DPR RI malas, tidak aspiratif dan korup," ujar Ono.
          Menurutnya, Esensi Pancasila yaitu Gotong Royong adalah modal besar bagi Mba Puan Maharani untuk mencetak sejarah DPR RI sebagai Rumah Rakyat dan sesuai yang diharapkan oleh Rakyat Indonesia.
          Dengan sejarah baru tersebut, termasuk di Jawa Barat selama 2 periode DPRD Propinsi Jawa Barat, PDI Perjuangan selalu menugaskan Kader perempuan terbaiknya.
          "Yaitu Ineu Purwadewi sebagai Ketua (2014) dan Wakil Ketua DPRD (2019), maka saatnya kaum perempuan Indonesia bangkit," pungkasnya
          Ono berharap, perempuan Indonesia bisa menjadi pemimpin-pemimpin bangsa dan negara dan PDI Perjuangan Jawa Barat akan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan yang melibatkan kaum perempuan dalam rangka membangun keluarga, masyarakat, bangsa dan negara yang baik dan maju demi terwujudnya Indonesia Raya
          Share:

          Penanganan Karhutla, Presiden Jokowi Tekankan Pencegahan

          Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya menjaga komitmen dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak mengeluarkan biaya lebih banyak lagi.
          "Pencegahan itu lebih efektif. Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya)," kata Jokowi saat meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru, Selasa (17/9).

          Saat meninjau, Kepala Negara, sempat bertanya sejumlah hal kepada beberapa aparat yang bertugas memadamkan kebakaran di lokasi. Menurut mereka, api yang telah membesar membuat penanganan membutuhkan waktu yang cukup lama.
          "Saya tanya tadi TNI dan Polri yang ada di sini sudah berapa hari (bertugas). Sudah lebih dari satu bulan. Lebih dari satu bulan," kata Jokowi, seperti yang dirilis Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini
          Apalagi, Presiden melanjutkan, lahan yang masih terus diupayakan pemadamannya tersebut merupakan lahan gambut yang memang relatif lebih sulit untuk ditangani.
          "Apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini. Lebih sulit lagi. Kelihatan sudah padam, (tapi) api di bawahnya masih menganga," ucapnya.
          Pemerintah sendiri, melalui Polri, akan melakukan upaya penindakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.
          "Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail," tutur Kepala Negara.
          Ke depannya, Jokowi berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali.
          "Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh desa, camat, bupati, bhabinsa, bhabinkamtibmas, polsek, koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit," tandasnya.
          Turut menyertai Presiden dalam peninjauan ini di antaranya ialah Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
          Share:

          PDI Perjuangan-Gerindra Siap Runtuhkan PKS di Depok

          Hendrik Tangke Allo mengungkapkan PDI Perjuangan berupaya menghimpun kekuatan untuk melawan PKS dalam Pilwalkot Depok.


          Depok, Gesuri.id - Keinginan PDI Perjuangan untuk menghimpun kekuatan guna meruntuhkan kekuasaan PKS pada Pilwalkot Depok 2020 disambut Partai Gerindra. 
          Ketua Pelaksana Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin menyatakan, partainya siap berkoalisi dengan PDI Perjuangan saat maju di Pilkada Depok ke depannya.
          "Iya arahnya ke sana (berkoalisi dengan PDI Perjuangan). Kita juga mengapresiasi baik ajakan koalisi itu, positiflah selagi tujuannya untuk baik ke depan," ujar Jamaludin, baru-baru ini.
          Jamaludin menilai sejumlah warga Depok  memiliki keinginan akan adanya perubahan pemimpin Depok yang selama ini dari PKS. Namun Jamaludin mengakui, PKS tidak mudah dilawan di Depok. 
          Namun dia tidak khawatir. Sebab Gerindra sudah mulai berkomunikasi intensif dengan partai-partai lainnya untuk membentuk koalisi gemuk bersama PDI Perjuangan untuk menghadapi PKS. 
            Share:

            Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

            Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

            Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya menjaga komitmen dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu ditegaskan Presiden saat meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru, Selasa, 17 September 2019.



            "Pencegahan itu lebih efektif. Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya)," ujarnya.

            Saat meninjau, Kepala Negara sempat bertanya sejumlah hal kepada beberapa aparat yang bertugas memadamkan kebakaran di lokasi. Menurut mereka, api yang telah membesar membuat penanganan membutuhkan waktu yang cukup lama.

            "Saya tanya tadi TNI dan Polri yang ada di sini sudah berapa hari (bertugas). Sudah lebih dari satu bulan. Lebih dari satu bulan," ungkapnya.

            Apalagi, Presiden melanjutkan, lahan yang masih terus diupayakan pemadamannya tersebut merupakan lahan gambut yang memang relatif lebih sulit untuk ditangani.

            "Apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini. Lebih sulit lagi. Kelihatan sudah padam, (tapi) api di bawahnya masih menganga," ucapnya.

            Pemerintah sendiri, melalui Polri, akan melakukan upaya penindakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.

            "Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail," tutur Kepala Negara.

            Ke depannya, Kepala Negara berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali.

            "Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh desa, camat, bupati, bhabinsa, bhabinkamtibmas, polsek, koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit," tandasnya.

            Turut menyertai Presiden dalam peninjauan ini di antaranya ialah Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
            Share:

            Gomes Asia, Iis: Lagu Lawas Indonesia, Duta di Pentas Dunia

            Iis Sugianto: Itulah identitas bangsa kita, adalah harta yang tak ternilai.


            Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga artis Seniman Nusantara PDI Perjuangan, Iis Sugianto, mengatakan kekayaan lagu-lagu lawas hasil karya seni rakyat Indonesia dapat menjadi duta Bangsa di pentas Asia bahkan dunia. 
            Iis mencontohkan lagu lawas Bengawan Solo yang sangat identik dengan Bangsa Indonesia dan sangat digemari di Negara Sakura Jepang. 
            "Begitu juga lagu 'Kasih' yang dikeroncongkan sangat terkenal di Malaysia," ungkapnya lagi mencontohkan kepada Gesuri, Kamis (12/9).
              Share:

              Megawati dan Keluarga Besar PDI Perjuangan Sangat Berduka

              Presiden RI ke 5, Megawati Soekarnoputri dan segenap keluarga besar PDI Perjuangan merasa kehilangan sosok besar pemimpin bangsa seperti Presiden RI ke 3, Bacharudin Jusuf Habibie. 

              "Bangsa Indonesia kehilangan sosok pemimpin inspiratif yang tidak pernah mengenal lelah memberikan semangat dan inspirasi agar putra-putri Indonesia berjuang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kunci kemajuan bangsa," ujar Megawati melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/9).
              Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa semasa hidupnya, Habibie dan Megawati adalah sahabat dekat. Hasto mengatakan, keakraban keduanya kerap terlihat dalam berbagai kesempatan.
              "Dalam salah satu pertemuan makan siang, Ibu Mega begitu terkesan dengan semangat Pak Habibie di dalam mewujudkan mimpi Beliau terhadap pentingnya penguasaan teknologi guna menjawab berbagai tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penduduk terbesar ke empat di dunia," papar Hasto.
              Oleh karenanya, kata Hasto, Megawati menginstruksikan agar seluruh keluarga besar PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik, dan meneladani kehidupan almarhum BJ Habibie, serta mendorong agar ikut mewarisi semangatnya untuk sadar pada pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai syarat penting kemajuan bangsa.
              "Ibu Megawati juga mengharapkan agar Pemerintahan Presiden Jokowi dapat memberikan penghormatan terbaik kepada sosok yang menjadi icon mimpi anak bangsa yang begitu gandrung pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan bangsanya. Semoga Almarhum Husnul Khatimah," tutup Hasto.
              Dikabarkan BJ Habibie tutup usia pada pukul 18. 05 WIB di RSPAD Gatot Subroto. Habibie meninggal pada usia 83 tahun.
              Putra Presiden ke-3 RI Bacharudin Jusuf Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.
              "Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9).
              Thareq mengatakan, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung
              Share:

              Ahok Katakan Jadi Petani Harus Bangga

              Ahok menyemangati masyarakat petani agar mensukseskan program pemerintah dalam sektor pertanian.

              Humbahas, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengatakan menjadi petani harus bangga. 
              Hal itu dikatakannya saat berkunjung ke daerah pertanian di wilayah Doloksanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas). "Banggalah sebagai petani, karena potensi Humbahas di sektor ini sangat luar biasa," kata Ahok di depan para petani Humbahas, Kamis (5/9) dilansir dari tagar.id, Jumat (6/9).
              Kedatangan Ahok memang disambut meriah oleh warga dan petani setempat. 
              Kunjungan politisi PDI Perjuangan itu juga dijadikan momen bagi para penggemar Ahok alias Ahokers untuk berswafoto.
              Warga yang sebelumnya telah mendengar rencana kunjungan Ahok ke kawasan Danau Toba, rela menunggu berjam-jam di Bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, hanya untuk sekadar berjabat tangan atau foto bersama. Mereka tahu suami Puput Nastiti Devi itu dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.12.

              Share:

              Pasal Santet Masuk RUU KUHP? Itu Pemikiran Semprul

              Harus bisa membedakan apakah santet ini ranah hukum atau keimanan?


              Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga pengamat budaya, Sari Yok Koeswoyo mengatakan jika pasal santet jadi dimasukkan dalam RUU KUHP dan KUHAP itu mencerminkan pemikiran yang gagal dan lumpuh.
              Parahnya lagi, lanjutnya, itu akan membawa pada kemunduran yang fatal bagi NKRI yang saat ini dan ke depannya tengah dicita-citakan untuk terus melesat maju. 
              "Ini serius? Negara kita mundur amat? Ada RKUHP dukun santet segala. Otak 'semprul'," ujarnya spontan kepada Gesuri, Selasa (10/9). 
              Lebih lanjut, Sari mengatakan negara Indonesia adalah negara hukum dan Undang-undang lah yang menjadi dasar hukum. Lantas, ujarnya, apakah santet bisa dibuktikan secara hukum?
              "Santet bagaimana mau pembuktian? Nanti saksinya harus saksi pakar santet, hakim jaksa juga yang pakar santet, kalau gitu bikin hukum ala ala aja," ujarnya.
              Share:

              Gus Mis : KPAI Dibubarkan Saja

              Sebab, saat ini sudah ada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.


              Jakarta, Gesuri.id - Tokoh muda PDI Perjuangan Zuhairi Misrawi menilai keberadaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak diperlukan.  
              Sebab, saat ini sudah ada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
              Karena itu, pria yang akrab disapa Gus Mis ini menyatakan KPAI sebaiknya dibubarkan. 
              "Sudah ada Kementerian Perlindungan Anak, sebaiknya memang KPAI ini dibubarkan saja," kata Gus Mis di akun Facebooknya, baru-baru ini.
              Sebelumnya Gus Mis mengecam KPAI yang merecoki audisi umum beasiswa bulutangkis PB Djarum. Tindakan KPAI itu membuat audisi tersebut berhenti.
              Share:

              DPP Daulat Tatit Heru Tjahjono Jadi Ketua DPRD Nganjuk

              Surat rekomendasi ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Perjuangan.

              Nganjuk, Gesuri.id - DPP PDI Perjuangan menunjuk Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk yang juga Anggota DPRD periode 2019-2024, Tatit Heru Tjahjono sebagai Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk.
              Hal itu tertuang dalam surat Rekomendasi No. 409/IN/DPP/IX/2019 terkait pengesahan dan penetapan pimpinan DPRD di wilayah tersebut. Demikian dilansir dari surabaya.tribunnews, Minggu (8/9).
              Surat rekomendasi ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Perjuangan, Megawati Soekarno Putri dan Sektretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto.
              Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono membenarkan turunya surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan Untuk posisi Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk tersebut.

              Share:

              PDI Perjuangan Akan Bangun 3 Kantor DPC di Aceh

              Itu khusus untuk wilayah Aceh dan dilakukan sebagai langkah konsolidasi kader.


              Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan akan membangun kantor baru di tiga kabupaten, yaitu di Bireuen, di Aceh Besar, dan satunya di Aceh Tengah. Hal itu khusus untuk wilayah Aceh dan dilakukan sebagai langkah konsolidasi kader.
              "Dari situ kita akan bergotong-royong. Karena kantor partai sebagai pusat pengorganisasian rakyat, itu kami kembangkan," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam pembekalan anggota DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Provinsi Aceh, Minggu (8/9), dilansir dari beritasatu.com.
              Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud, mengatakan pihaknya akan mendisain ulang kantor-kantor partai di Aceh sehingga tak ada sekat antara pengurus partai dan masyarakat. PDI Perjuangan Aceh akan bekerja keras untuk menunjukkan ada guna yang bisa dirasakan oleh rakyat Aceh.

              Share:

              Jalan Tol Pertama di Ibu Kota Baru Beroperasi Akhir Oktober

              Saat ini progres konstruksi seluruhnya telah mencapai 97%.


              Jakarta, Gesuri.id - Presiden Jokowi menargetkan jalan tol pertama di ibu kota baru beriperasi akhir Oktober tahun ini. Hal itu mendapat dukungan penuh dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. 
              Seperti diketahui rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke wilayah dua Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, yaitu di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, telah resmi diumumkan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.
              Salah satu jalan tol yang dikelola oleh anak usaha Jasa Marga, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, akan melintasi Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara yang hingga awal September 2019 ini hampir rampung 100%.
              Share:

              Presiden Jokowi: KPK Telah Bekerja dengan Baik

              Jokowi: Menurut saya KPK saat ini telah bekerja dengan baik.


              Jakarta, Gesuri.id - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa selama ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerja dengan baik dalam menjalankan tugasnya memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. 
              "Menurut saya KPK saat ini telah bekerja dengan baik," kata Presiden di Kota Pontianak, Kamis (5/9) dalam siaran persnya diterima Gesuri.
              Pernyataan tersebut disampaikan Presiden untuk merespons pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) yang diusulkan Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat.
              Selain itu, Presiden menjelaskan bahwa dirinya belum menerima usulan revisi undang-undang yang dibahas dalam Rapat Paripurna DPR hari ini. Maka itu, Kepala Negara belum dapat mengomentari mengenai usulan tersebut.
              "Saya belum tahu isinya, jadi saya belum bisa menyampaikan apa-apa," tandasnya.
                Share:

                Jokowi Apresiasi Kawasan Waterfront City Sungai Kapuas

                Presiden menaiki Kapal Patroli Lemukutan milik Lantamal XII menyusuri Sungai Kapuas, dan berlakudi Alun-alun Kota Pontianak.


                Jakarta, Gesuri.id - Usai menyerahkan sertifikat hak tanah untuk rakyat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya menuju Mako Lantamal XII Pontianak, Kamis (5/9) siang. Dari dermaga Mako Lantamal XII Pontianak, Presiden menaiki Kapal Patroli Lemukutan milik Lantamal XII menyusuri Sungai Kapuas, dan berlakudi Alun-alun Kota Pontianak.
                Menurut Presiden, kunjungan itu dimaksudkan untuk meninjau perkembangan kawasan Waterfront City Sungai Kapuas yang tersambung dengan Sungai Landak, dan sudah 3 tahun ini dikerjakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Pontianak.
                “Tadi kita lihat hasilnya rumah yang dulunya membelakangi sungai sebagian sudah mulai menghadap ke sungai. Sehingga kita lihat semuanya rapi, mulai dihijaukan. Kita lihatlah nanti setahun dua tahun yang akan, langsung perbedaannya kelihatan. Kurang sedikit saja yang kita kerjakan,” kata Presiden Jokowi saat ditanya kesannya oleh wartawan.
                  Share:

                  PDI Perjuangan Jaksel Gelar Nobar Film Tragedi Trisakti

                  Acara ini bertujuan memperkenalkan dan mengingatkan peristiwa menuju reformasi agar kaum milenial dapat belajar dari sejarah. 


                  Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan (Jaksel) akan menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter Tragedi Trisakti 1998, Rabu (11/9) di kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, Jl. Pasir 1 No. 3, Jagakarsa. 
                  Acara ini bertujuan memperkenalkan dan mengingatkan peristiwa menuju reformasi agar kaum milenial dapat belajar dari sejarah. 
                  Pemilihan film karya Nia Dinata ini didasari oleh tersuratnya nilai-nilai ideologi Pancasila, kuatnya sebuah persatuan, pentingnya menjaga keberagaman, dan perlunya menghargai berbagai kemajuan yang sudah kita peroleh. 
                  “Dengan pemutaran film 98 karya Nia Dinata, diharapkan teman-teman yang lahir pada tahun 90-an tidak akan lupa dan tidak pernah lupa bahwa kesatuan Indonesia yang ada saat ini telah melalui perjalanan yang cukup panjang. Dan kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui ideologi yang ditanamkan Bung Karno yaitu ideologi Pancasila”, ujatr Regina Vianney Ayudya, ketua pelaksana program nonton bareng sekaligus Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, baru-baru ini. 
                    Share:

                    Steven: 700 Ribu Masyarakat Sulut Bergantung Pada Perkebunan

                    Komoditas andalan provinsi ujung Utara Sulawesi itu adalah kopra, pala dan cengkeh.


                    Manado, Gesuri.id - Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut), Steven Kandouw mengatakan, hampir 700.000 masyarakat di daerah berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa itu bergantung pada sektor perkebunan.
                    "Sektor perkebunan tetap menjadi andalan Sulut walaupun sekarang PDRB memperlihatkan pariwisata dari tiga persen menjadi 14 persen sumbangannya, namun secara defacto sektor perkebunan ini tempat menyandarkan diri hampir 700.000 masyarakat," kata dia di Manado, Kamis (5/9).
                    Menurut dia, komoditas andalan provinsi ujung Utara Sulawesi itu adalah kopra, pala dan cengkeh. Sulut menjadi penghasil kopra terbesar selama 20 tahun atau dua dekade berjalan, namun tahun ini harga kopra paling rendah.
                    "Melihat realita sekarang ini semacam ada gerakan penolakan kelapa sawit, tapi kenyataannya kopra juga ikut rendah. Sedangkan untuk komoditi pala produksinya mencapai 60 persen, produk pala direject di Uni Eropa sebagai pembeli paling banyak," jelasnya.
                      Share:
                      loading...
                      loading...

                      Popular Posts

                       
                      close