Siapa Dibalik Demo Mahasiswa? Iis: Tangkap Pentolannya

Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan Iis Sugianto mengatakan serangkaian demo mahasiswa yang terjadi beberapa hari ini baik di Jakarta hingga di beberapa wilayah di seluruh Indonesia sangat mengkhawatirkan dan memprihatinkan. 

Untuk itu, Iis mengatakan otak atau pentolan dari aksi mahasiswa yang berakhir rusuh dan anarki hingga Selasa (24/9) malam harus segera ditangkap.

Sebab, lanjutnya, jika hal itu tidak segera dilakukan maka aksi demo tersebut sangat berpotensi untuk ditunggangi kepentingan politik dari pihak-pihak tertentu yang ingin menjatuhkan Presiden Terpilih Joko Widodo. 

"Bisa dipolitisasi. Mereka harus dididik fokus selesaikan masalah. Soal KPK memang harus diluruskan tapi jangan sekali-kali tujuannya lebih dari itu, bahkan jangan sampai hingga mengganggu kelancaran proses hingga pelantikan Presiden Jokowi nanti," Iis menandaskan. 

Seperti diketahui, mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat turun ke jalan mengritisi langkah DPR RI dan pemerintah terhadap sejumlah RUU yang dinilai bermasalah, seperti RUU KUHP, RUU Pertanahan, dan RUU KPK yang telah disahkan beberapa waktu lalu.
 
Pada Selasa (24/9), DPR RI Senayan mendadak membludak dengan demo mahasiswa dari berbagai kampus baik di Jakarta, maupun yang datang dari luar ibukota.


"Aku khawatir sama demo mahasiswa aja tuh, dampaknya akan kemana-mana nanti, kok bisa begitu naifnya?," ujarnya spontan kepada Gesuri, Selasa.

Iis yang juga penyanyi senior itu menegaskan pemerintah dan pihak terkait lainnya harus segera memanggil perwakilan dari mahasiswa. Setelah itu, ujarnya, mahasiswa harus diajak diskusi dan diberikan penjelasan agar mereka lebih paham apa sesungguhnya yang mereka demonstrasikan. 
BACA SELENGKAPNYA
Share:

Demonstrasi Marak, Jangan Ada Yang Menentang Pancasila!

Demonstrasi tidak boleh mengarah ke makar terhadap pemerintahan yang sah. 


Yogyakarta, Gesuri.id - Ketua DPD Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bambang Praswanto mengharapkan demonstrasi yang terjadi di DIY dan daerah-daerah lain di Indonesia tidak boleh menentang Pancasila. 
Kader PDI Perjuangan DIY ini juga menegaskan demonstrasi tidak boleh mengarah ke makar terhadap pemerintahan yang sah. 
Menurutnya, demonstrasi diperbolehkan dalam negara demokrasi, asalkan tujuan dan sasaran jelas.
"Demonstrasi juga harus menaati peraturan yang berlaku dan tidak mengganggu ketertiban umum," kata Bambang kepada Gesuri, baru-baru ini. 
Bambang juga mengatakan, tuntutan demonstrasi harus bersifat positif dan konstruktif berupa solusi. Dan yang terpenting, tidak ada penunggang gelap dan disusupi provokator dari luar kalangan demonstrasi. 
    Share:

    Tuduh Jokowi Neo-Orba, Pertanda Kematian Logika

    Para penghina itu telah mengalami kematian logika. 


    Jakarta, Gesuri.id - Tokoh muda PDI Perjuangan Zuhairi Misrawi mengecam pihak-pihak yang menuduh Presiden Jokowi sebagai Neo Orde Baru (orba). Dia juga mengutuk kebiasaan para penuduh itu dalam menghina Presiden sebebas-bebasnya.
    Menurut pria yang akrab disapa Gus Mis itu, para penghina itu telah mengalami kematian logika. 
    "Ada yang menuduh neo-orba sembari ia menghina Presiden dan menuduh macam-macam dengan sebebas-bebasnya. Matinya logika," ujar Gus Mis dalam akun Facebooknya, Sabtu (21/9). 
    Seperti diketahui, akhir-akhir ini Presiden Jokowi dituduh sebagai neo-orba. Bebeapa kebijakan yang sejatinya dirumuskan bersama DPR, seperti revisi UU KPK dan RKUHP dianggap sebagai pertanda bahwa Jokowi adalah neo-orba.
    Salah satu penuduh adalah Koran Tempo yang baru-baru ini memasang ilustrasi Presiden Jokowi pada halaman sampulnya. Dalam ilustrasi itu, redaksi menampilkan meme Jokowi dengan disertai tulisan slogan 'Enak Zamanku, toh?'

    Share:

    KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Tersangka Baru Kasus KONI


    BreakingNEWS - KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. Imam dijerat dalam pengembangan kasus.


    "Dalam penyidikan tersebut ditetapkan 2 orang tersangka, yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).





    Miftahul merupakan asisten pribadi Menpora. Miftahul sudah lebih dulu ditahan KPK pada awal bulan ini.

    Kasus ini merupakan pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pada kasus awal, KPK menjerat 5 tersangka, yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

    Ending dijerat dalam jabatannya sebagai Sekjen KONI, sedangkan Johnny sebagai Bendahara Umum KONI. Baik Ending maupun Johnny telah divonis bersalah dalam pengadilan, dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara bagi Ending dan 1 tahun 8 bulan penjara bagi Johnny.

    Sedangkan 3 orang lainnya, yaitu Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto, masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Detik.com
    Share:

    Penanganan Karhutla, Presiden Jokowi Tekankan Pencegahan

    Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya menjaga komitmen dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak mengeluarkan biaya lebih banyak lagi.
    "Pencegahan itu lebih efektif. Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya)," kata Jokowi saat meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru, Selasa (17/9).

    Saat meninjau, Kepala Negara, sempat bertanya sejumlah hal kepada beberapa aparat yang bertugas memadamkan kebakaran di lokasi. Menurut mereka, api yang telah membesar membuat penanganan membutuhkan waktu yang cukup lama.
    "Saya tanya tadi TNI dan Polri yang ada di sini sudah berapa hari (bertugas). Sudah lebih dari satu bulan. Lebih dari satu bulan," kata Jokowi, seperti yang dirilis Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini
    Apalagi, Presiden melanjutkan, lahan yang masih terus diupayakan pemadamannya tersebut merupakan lahan gambut yang memang relatif lebih sulit untuk ditangani.
    "Apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini. Lebih sulit lagi. Kelihatan sudah padam, (tapi) api di bawahnya masih menganga," ucapnya.
    Pemerintah sendiri, melalui Polri, akan melakukan upaya penindakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.
    "Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail," tutur Kepala Negara.
    Ke depannya, Jokowi berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali.
    "Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh desa, camat, bupati, bhabinsa, bhabinkamtibmas, polsek, koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit," tandasnya.
    Turut menyertai Presiden dalam peninjauan ini di antaranya ialah Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
    Share:

    PDI Perjuangan-Gerindra Siap Runtuhkan PKS di Depok

    Hendrik Tangke Allo mengungkapkan PDI Perjuangan berupaya menghimpun kekuatan untuk melawan PKS dalam Pilwalkot Depok.


    Depok, Gesuri.id - Keinginan PDI Perjuangan untuk menghimpun kekuatan guna meruntuhkan kekuasaan PKS pada Pilwalkot Depok 2020 disambut Partai Gerindra. 
    Ketua Pelaksana Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin menyatakan, partainya siap berkoalisi dengan PDI Perjuangan saat maju di Pilkada Depok ke depannya.
    "Iya arahnya ke sana (berkoalisi dengan PDI Perjuangan). Kita juga mengapresiasi baik ajakan koalisi itu, positiflah selagi tujuannya untuk baik ke depan," ujar Jamaludin, baru-baru ini.
    Jamaludin menilai sejumlah warga Depok  memiliki keinginan akan adanya perubahan pemimpin Depok yang selama ini dari PKS. Namun Jamaludin mengakui, PKS tidak mudah dilawan di Depok. 
    Namun dia tidak khawatir. Sebab Gerindra sudah mulai berkomunikasi intensif dengan partai-partai lainnya untuk membentuk koalisi gemuk bersama PDI Perjuangan untuk menghadapi PKS. 
      Share:

      Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

      Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

      Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya menjaga komitmen dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu ditegaskan Presiden saat meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru, Selasa, 17 September 2019.



      "Pencegahan itu lebih efektif. Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya)," ujarnya.

      Saat meninjau, Kepala Negara sempat bertanya sejumlah hal kepada beberapa aparat yang bertugas memadamkan kebakaran di lokasi. Menurut mereka, api yang telah membesar membuat penanganan membutuhkan waktu yang cukup lama.

      "Saya tanya tadi TNI dan Polri yang ada di sini sudah berapa hari (bertugas). Sudah lebih dari satu bulan. Lebih dari satu bulan," ungkapnya.

      Apalagi, Presiden melanjutkan, lahan yang masih terus diupayakan pemadamannya tersebut merupakan lahan gambut yang memang relatif lebih sulit untuk ditangani.

      "Apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini. Lebih sulit lagi. Kelihatan sudah padam, (tapi) api di bawahnya masih menganga," ucapnya.

      Pemerintah sendiri, melalui Polri, akan melakukan upaya penindakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.

      "Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail," tutur Kepala Negara.

      Ke depannya, Kepala Negara berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali.

      "Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh desa, camat, bupati, bhabinsa, bhabinkamtibmas, polsek, koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit," tandasnya.

      Turut menyertai Presiden dalam peninjauan ini di antaranya ialah Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
      Share:

      Kelompok Radikal di KPK? Iis: Firli Bahuri Harus Tegas

      Iis: Jika KPK disusupi paham radikal sangat mengganggu kinerja dan jalannya penyelidikan.


      Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan Iis Sugianto menegaskan semua bidang pemerintahan harus bebas dari paham radikalisme, tak terkecuali di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru saja memiliki lima pimpinan baru yang telah disetujui dalam rapat paripurna DPR RI, Senin (16/9).

      Menurutnya, radikalisme jelas tidak Pancasilais dan memang ingin merusak ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu dasar negara Pancasila. 
      "Itu yang menjadi concern saya. Semua yang radikal tidak boleh ada dalam pemerintahan, di luar pemerintah saja radikal mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya spontan kepada Gesuri, Senin (16/9).

      Lebih lanjut Iis menjelaskan sesungguhnya hubungan manusia dengan Tuhannya sangat pribadi, hanya saja, ujarnya, jika KPK disusupi paham radikal maka tentunya akan sangat mengganggu kinerja dan jalannya penyelidikan. 

      Untuk itu, Iis setuju dan memandang perlu adanya Badan Pengawas KPK yang langsung berada di bawah Presiden RI. Seperti diketahui pembentukan Dewan Pengawas (Dewas) KPK merupakan salah satu tujuan yang akan dihasilkan dari Revisi UU Nomor 30/2002 tentang KPK yang saat ini tengah dirampungkan oleh DPR RI. 

      Iis juga menegaskan mendukung langkah Presiden Jokowi, Ketua KPK baru Firli Bahuri beserta Komisioner KPK terpilih agar membersihkan penyidik dan unsur pimpinan di KPK dari kelompok radikal di dalam tubuh KPK.
      BACA SELENGKAPNYA 
      Share:

      Hubungan Whisnu Sakti dengan Risma Baik-baik Saja

      Mereka memiliki semangat yang sama yaitu membangun kota Surabaya.



      Jakarta, Gesuri.id - Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyatakan jika hubungannya dengan Wali Kota Tri Rismaharini baik-baik saja karena mereka memiliki semangat yang sama yaitu membangun kota Surabaya.
      Demikian dilansir dari m.liputan6.com, Sabtu (14/9).
      "Kami berdua punya semangat sama, membangun Surabaya lebih baik. Kalau sempat dikatakan Bu Risma bukan kader, tapi faktanya hari ini sebagai pengurus DPP PDI Perjuangan. Kita sama-sama kader. Saya menjalankan kewajiban saya sebagai kader partai. Insya Allah, Tuhan akan meridhoi perjuangan kita," ujar dia.
      Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menegaskan, dirinya tidak pernah berpikir dengan menjalankan tugas sebagai kader seperti dengan turun ke bawah, mendengarkan aspirasi rakyat, memperjuangkan kepentingan masyarakat akan membuatnya harus mendapatkan rekomendasi.
        Share:

        Politisi Golkar Daftar Cakada di PDI Perjuangan Mateng

        Hastuti menginginkan partai Golkar dan PDI Perjuangan berkoalisi di Pilkada Mamuju Tengah.


        Mamuju Tengah, Gesuri.id - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dari daerah pemilihan (Dapil) Mamuju Tengah Hastuti Indriani menyatakan diri siap bertarung di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng).
        Hastuti Indriani, yang sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Sulbar resmi mendaftar calon kepala daerah (cakada) di PDI Perjungan Mateng Kabupaten Mamuju Tengah sebagai calon bupati Mamuju Tengah, Minggu (15/9).
        Politisi perempuan partai Golkar itu mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati didampingi sejumlah kader Golkar baik dari pengurus DPD 1 Golkar Sulbar maupun pengurus DPD II Golkar Kabupaten Mamuju Tengah.
        Hastuti Indriani menegaskan bahwa dirinya siap bertarung di pesta demokrasi Mamuju Tengah yang akan digelar tahun 2020 mendatang setelah didukung penuh partai Golkar ditingkat pusat.
        Menurut dia, dirinya mendaftar di partai PDI Perjuangan sebagai calon Bupati karena menginginkan partai Golkar dan PDI Perjuangan berkoalisi di Pilkada Mamuju Tengah.
        Share:

        Gomes Asia, Iis: Lagu Lawas Indonesia, Duta di Pentas Dunia

        Iis Sugianto: Itulah identitas bangsa kita, adalah harta yang tak ternilai.


        Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga artis Seniman Nusantara PDI Perjuangan, Iis Sugianto, mengatakan kekayaan lagu-lagu lawas hasil karya seni rakyat Indonesia dapat menjadi duta Bangsa di pentas Asia bahkan dunia. 
        Iis mencontohkan lagu lawas Bengawan Solo yang sangat identik dengan Bangsa Indonesia dan sangat digemari di Negara Sakura Jepang. 
        "Begitu juga lagu 'Kasih' yang dikeroncongkan sangat terkenal di Malaysia," ungkapnya lagi mencontohkan kepada Gesuri, Kamis (12/9).
          Share:

          Megawati dan Keluarga Besar PDI Perjuangan Sangat Berduka

          Presiden RI ke 5, Megawati Soekarnoputri dan segenap keluarga besar PDI Perjuangan merasa kehilangan sosok besar pemimpin bangsa seperti Presiden RI ke 3, Bacharudin Jusuf Habibie. 

          "Bangsa Indonesia kehilangan sosok pemimpin inspiratif yang tidak pernah mengenal lelah memberikan semangat dan inspirasi agar putra-putri Indonesia berjuang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kunci kemajuan bangsa," ujar Megawati melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/9).
          Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa semasa hidupnya, Habibie dan Megawati adalah sahabat dekat. Hasto mengatakan, keakraban keduanya kerap terlihat dalam berbagai kesempatan.
          "Dalam salah satu pertemuan makan siang, Ibu Mega begitu terkesan dengan semangat Pak Habibie di dalam mewujudkan mimpi Beliau terhadap pentingnya penguasaan teknologi guna menjawab berbagai tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penduduk terbesar ke empat di dunia," papar Hasto.
          Oleh karenanya, kata Hasto, Megawati menginstruksikan agar seluruh keluarga besar PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik, dan meneladani kehidupan almarhum BJ Habibie, serta mendorong agar ikut mewarisi semangatnya untuk sadar pada pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai syarat penting kemajuan bangsa.
          "Ibu Megawati juga mengharapkan agar Pemerintahan Presiden Jokowi dapat memberikan penghormatan terbaik kepada sosok yang menjadi icon mimpi anak bangsa yang begitu gandrung pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan bangsanya. Semoga Almarhum Husnul Khatimah," tutup Hasto.
          Dikabarkan BJ Habibie tutup usia pada pukul 18. 05 WIB di RSPAD Gatot Subroto. Habibie meninggal pada usia 83 tahun.
          Putra Presiden ke-3 RI Bacharudin Jusuf Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.
          "Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9).
          Thareq mengatakan, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung
          Share:

          Ahok Katakan Jadi Petani Harus Bangga

          Ahok menyemangati masyarakat petani agar mensukseskan program pemerintah dalam sektor pertanian.

          Humbahas, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengatakan menjadi petani harus bangga. 
          Hal itu dikatakannya saat berkunjung ke daerah pertanian di wilayah Doloksanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas). "Banggalah sebagai petani, karena potensi Humbahas di sektor ini sangat luar biasa," kata Ahok di depan para petani Humbahas, Kamis (5/9) dilansir dari tagar.id, Jumat (6/9).
          Kedatangan Ahok memang disambut meriah oleh warga dan petani setempat. 
          Kunjungan politisi PDI Perjuangan itu juga dijadikan momen bagi para penggemar Ahok alias Ahokers untuk berswafoto.
          Warga yang sebelumnya telah mendengar rencana kunjungan Ahok ke kawasan Danau Toba, rela menunggu berjam-jam di Bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, hanya untuk sekadar berjabat tangan atau foto bersama. Mereka tahu suami Puput Nastiti Devi itu dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.12.

          Share:

          Pasal Santet Masuk RUU KUHP? Itu Pemikiran Semprul

          Harus bisa membedakan apakah santet ini ranah hukum atau keimanan?


          Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga pengamat budaya, Sari Yok Koeswoyo mengatakan jika pasal santet jadi dimasukkan dalam RUU KUHP dan KUHAP itu mencerminkan pemikiran yang gagal dan lumpuh.
          Parahnya lagi, lanjutnya, itu akan membawa pada kemunduran yang fatal bagi NKRI yang saat ini dan ke depannya tengah dicita-citakan untuk terus melesat maju. 
          "Ini serius? Negara kita mundur amat? Ada RKUHP dukun santet segala. Otak 'semprul'," ujarnya spontan kepada Gesuri, Selasa (10/9). 
          Lebih lanjut, Sari mengatakan negara Indonesia adalah negara hukum dan Undang-undang lah yang menjadi dasar hukum. Lantas, ujarnya, apakah santet bisa dibuktikan secara hukum?
          "Santet bagaimana mau pembuktian? Nanti saksinya harus saksi pakar santet, hakim jaksa juga yang pakar santet, kalau gitu bikin hukum ala ala aja," ujarnya.
          Share:

          Gus Mis : KPAI Dibubarkan Saja

          Sebab, saat ini sudah ada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.


          Jakarta, Gesuri.id - Tokoh muda PDI Perjuangan Zuhairi Misrawi menilai keberadaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak diperlukan.  
          Sebab, saat ini sudah ada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
          Karena itu, pria yang akrab disapa Gus Mis ini menyatakan KPAI sebaiknya dibubarkan. 
          "Sudah ada Kementerian Perlindungan Anak, sebaiknya memang KPAI ini dibubarkan saja," kata Gus Mis di akun Facebooknya, baru-baru ini.
          Sebelumnya Gus Mis mengecam KPAI yang merecoki audisi umum beasiswa bulutangkis PB Djarum. Tindakan KPAI itu membuat audisi tersebut berhenti.
          Share:

          DPP Daulat Tatit Heru Tjahjono Jadi Ketua DPRD Nganjuk

          Surat rekomendasi ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Perjuangan.

          Nganjuk, Gesuri.id - DPP PDI Perjuangan menunjuk Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk yang juga Anggota DPRD periode 2019-2024, Tatit Heru Tjahjono sebagai Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk.
          Hal itu tertuang dalam surat Rekomendasi No. 409/IN/DPP/IX/2019 terkait pengesahan dan penetapan pimpinan DPRD di wilayah tersebut. Demikian dilansir dari surabaya.tribunnews, Minggu (8/9).
          Surat rekomendasi ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Perjuangan, Megawati Soekarno Putri dan Sektretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto.
          Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono membenarkan turunya surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan Untuk posisi Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk tersebut.

          Share:

          PDI Perjuangan Akan Bangun 3 Kantor DPC di Aceh

          Itu khusus untuk wilayah Aceh dan dilakukan sebagai langkah konsolidasi kader.


          Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan akan membangun kantor baru di tiga kabupaten, yaitu di Bireuen, di Aceh Besar, dan satunya di Aceh Tengah. Hal itu khusus untuk wilayah Aceh dan dilakukan sebagai langkah konsolidasi kader.
          "Dari situ kita akan bergotong-royong. Karena kantor partai sebagai pusat pengorganisasian rakyat, itu kami kembangkan," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam pembekalan anggota DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Provinsi Aceh, Minggu (8/9), dilansir dari beritasatu.com.
          Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud, mengatakan pihaknya akan mendisain ulang kantor-kantor partai di Aceh sehingga tak ada sekat antara pengurus partai dan masyarakat. PDI Perjuangan Aceh akan bekerja keras untuk menunjukkan ada guna yang bisa dirasakan oleh rakyat Aceh.

          Share:

          Jalan Tol Pertama di Ibu Kota Baru Beroperasi Akhir Oktober

          Saat ini progres konstruksi seluruhnya telah mencapai 97%.


          Jakarta, Gesuri.id - Presiden Jokowi menargetkan jalan tol pertama di ibu kota baru beriperasi akhir Oktober tahun ini. Hal itu mendapat dukungan penuh dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. 
          Seperti diketahui rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke wilayah dua Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, yaitu di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, telah resmi diumumkan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.
          Salah satu jalan tol yang dikelola oleh anak usaha Jasa Marga, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, akan melintasi Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara yang hingga awal September 2019 ini hampir rampung 100%.
          Share:

          Presiden Jokowi: KPK Telah Bekerja dengan Baik

          Jokowi: Menurut saya KPK saat ini telah bekerja dengan baik.


          Jakarta, Gesuri.id - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa selama ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerja dengan baik dalam menjalankan tugasnya memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. 
          "Menurut saya KPK saat ini telah bekerja dengan baik," kata Presiden di Kota Pontianak, Kamis (5/9) dalam siaran persnya diterima Gesuri.
          Pernyataan tersebut disampaikan Presiden untuk merespons pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) yang diusulkan Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat.
          Selain itu, Presiden menjelaskan bahwa dirinya belum menerima usulan revisi undang-undang yang dibahas dalam Rapat Paripurna DPR hari ini. Maka itu, Kepala Negara belum dapat mengomentari mengenai usulan tersebut.
          "Saya belum tahu isinya, jadi saya belum bisa menyampaikan apa-apa," tandasnya.
            Share:

            Jokowi Apresiasi Kawasan Waterfront City Sungai Kapuas

            Presiden menaiki Kapal Patroli Lemukutan milik Lantamal XII menyusuri Sungai Kapuas, dan berlakudi Alun-alun Kota Pontianak.


            Jakarta, Gesuri.id - Usai menyerahkan sertifikat hak tanah untuk rakyat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya menuju Mako Lantamal XII Pontianak, Kamis (5/9) siang. Dari dermaga Mako Lantamal XII Pontianak, Presiden menaiki Kapal Patroli Lemukutan milik Lantamal XII menyusuri Sungai Kapuas, dan berlakudi Alun-alun Kota Pontianak.
            Menurut Presiden, kunjungan itu dimaksudkan untuk meninjau perkembangan kawasan Waterfront City Sungai Kapuas yang tersambung dengan Sungai Landak, dan sudah 3 tahun ini dikerjakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Pontianak.
            “Tadi kita lihat hasilnya rumah yang dulunya membelakangi sungai sebagian sudah mulai menghadap ke sungai. Sehingga kita lihat semuanya rapi, mulai dihijaukan. Kita lihatlah nanti setahun dua tahun yang akan, langsung perbedaannya kelihatan. Kurang sedikit saja yang kita kerjakan,” kata Presiden Jokowi saat ditanya kesannya oleh wartawan.
              Share:

              PDI Perjuangan Jaksel Gelar Nobar Film Tragedi Trisakti

              Acara ini bertujuan memperkenalkan dan mengingatkan peristiwa menuju reformasi agar kaum milenial dapat belajar dari sejarah. 


              Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan (Jaksel) akan menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter Tragedi Trisakti 1998, Rabu (11/9) di kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, Jl. Pasir 1 No. 3, Jagakarsa. 
              Acara ini bertujuan memperkenalkan dan mengingatkan peristiwa menuju reformasi agar kaum milenial dapat belajar dari sejarah. 
              Pemilihan film karya Nia Dinata ini didasari oleh tersuratnya nilai-nilai ideologi Pancasila, kuatnya sebuah persatuan, pentingnya menjaga keberagaman, dan perlunya menghargai berbagai kemajuan yang sudah kita peroleh. 
              “Dengan pemutaran film 98 karya Nia Dinata, diharapkan teman-teman yang lahir pada tahun 90-an tidak akan lupa dan tidak pernah lupa bahwa kesatuan Indonesia yang ada saat ini telah melalui perjalanan yang cukup panjang. Dan kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui ideologi yang ditanamkan Bung Karno yaitu ideologi Pancasila”, ujatr Regina Vianney Ayudya, ketua pelaksana program nonton bareng sekaligus Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, baru-baru ini. 
                Share:

                Usulan Mengusung Whisnu Sakti Buana Menguat

                DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Koordinasi Cabang, dalam Rakorcab tersebut nama Whisnu Sakti Buana menjadi calon tunggal.


                SurabayaGesuri.id – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) untuk menjaring dan menyaring Calon Kepala Daerah (Cakada). Dalam Rakorcab tersebut nama Whisnu Sakti Buana (WS) diusulkan untuk menjadi calon tunggal. 
                Ketua PAC Kecamatan Sawahan Iwan mengatakan, Rakorcab dipimpin langsung Ketua DPC Surabaya Adi Sutarwijono dan jajaran pengurus yang didampingi WS. 
                “Yang menggembirakan bagi kami, DPC akan membuat catatan hasil Rakercab lalu yakni mengusulkan Mas WS sebagai calon tunggal, meski DPP menjaring atas dasar survei elektabilitas,” tutur Iwan Kamis kemarin
                Khusus Kota Surabaya, kata Iwan, calonnya bersifat tertutup karena perolehan suaranya diatas 25 persen atau 20 persen jumlah kursi di DPRD Surabaya.
                  Share:

                  Steven: 700 Ribu Masyarakat Sulut Bergantung Pada Perkebunan

                  Komoditas andalan provinsi ujung Utara Sulawesi itu adalah kopra, pala dan cengkeh.


                  Manado, Gesuri.id - Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut), Steven Kandouw mengatakan, hampir 700.000 masyarakat di daerah berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa itu bergantung pada sektor perkebunan.
                  "Sektor perkebunan tetap menjadi andalan Sulut walaupun sekarang PDRB memperlihatkan pariwisata dari tiga persen menjadi 14 persen sumbangannya, namun secara defacto sektor perkebunan ini tempat menyandarkan diri hampir 700.000 masyarakat," kata dia di Manado, Kamis (5/9).
                  Menurut dia, komoditas andalan provinsi ujung Utara Sulawesi itu adalah kopra, pala dan cengkeh. Sulut menjadi penghasil kopra terbesar selama 20 tahun atau dua dekade berjalan, namun tahun ini harga kopra paling rendah.
                  "Melihat realita sekarang ini semacam ada gerakan penolakan kelapa sawit, tapi kenyataannya kopra juga ikut rendah. Sedangkan untuk komoditi pala produksinya mencapai 60 persen, produk pala direject di Uni Eropa sebagai pembeli paling banyak," jelasnya.
                    Share:
                    loading...
                    loading...

                    Popular Posts

                     
                    close